Monday, June 3, 2013

Alhamdulillah :)

Dia adalah imamku pembimbingku sahabatku temanku dan dia adalah SUAMIku hingga ke syurga :)

Monday, August 8, 2011

Membaca Sambil Bermuhasabah....

kadang kita inginkan kebahagian dalam hidup
tapi derita dan keperitan yang datang
kemudian kita akan cakap " Adakah Allah tidak memandang diriku? "
Allah tidak pernah terlepas pandang hamba hambaNya
malah Dia sangat menyayangi hamba hambaNya..

Buktinya

Allah sentiasa memberi kita peluang untuk bertaubat
Masih lagi membenarkan kita menghirup udara
Masih lagi membenarkan kita berjalan diatas muka bumi
Masih lagi memberikan kita kekuatan untuk meneruskan kehidupan

kita bersedih kerana kita seorang yang miskin
kenapa perlu bersedih dan malu?
usaha perlu kita laksanakan kerana Allah sudah menolong kita dengan memberikan tenaga
sebagai seorang muslim kita mempunyai senjata yang sangat hebat iaitu DOA.
terus berdoa padaNya.. Allah tidak pernah mengabaikan doa hambaNya..
jangan kata kenapa doa aku tak makbul..
percaya pada Qada dan Qadar...
setiap apa yang Allah lakukan pada kita pasti ada hikmahnya

Contohnya...

Rabiatul Adawiyah dilahirkan dalam keadaan yang sangat daif
sehinggakan ayahnya perlu meminta pertolongan jiran untuk secebis kain
untuk membaluti tubuh kecil insan yang agung itu...
tetapi tidak ada seorang jirannya yang mahu menolongnya..
dengan berkat kesabaran seorang ayah dan ibu
dan doa yang tidak putus putus akhirnya
dia menjadi seorang Srikandi Islam yang agung

siapapun kita jangan lupa
orang yang terdahulu dari kita lebih merasa keperitan dari kita
seperti insan agung Muhammad SAW dan para sahabat
yang bergadai nyawa dalam mempertahankan islam
adakah kita ingin mengadaikan islam demi kemewahan dunia?
wang penting untuk meneruskan kehidupan didunia
tapi amal ibadah penting untuk kehidupan yang kekal abadi di akhirat kelak

Tepuk dada tanya Iman Masing Masing

tidak semestinya benda yang itu baik untuk kita
dan tidak semestinya benda yang buruk itu buruk untuk kita
di bulan Ramadhan ini..
muhasabahkan la diri kita sebagai seorang muslim

ILAL LIQO'

Sunday, January 16, 2011

Usrati...














Saturday, January 15, 2011

Segenggam tabah untuk kejayaan


SEGENGGAM TABAH

Bertali arus dugaan tiba
Menakung sebak airmata
Namun tak pernah pun setitis
Gugur berderai di pipi
Tidak ditempah hidup sengsara
Suratan nasib yang melanda
Menongkah badai bergelora
Diredah bersendirian
Bagaikan camar pulang senja
Patah sayapnya tetap terbang jua
Sekadar secicip rezeki
Buat yang sedang rindu menanti
Segenggam tabah dipertahankan
Buat bekalan di perjalanan
Kau bebat luka yang berdarah
Kau balut hati yang calar

Telah tertulis suratan nasibmu
Derita buatmu ada hikmahnya
Terlukis senyum di bibir lesu
Tak siapa tahu hatimu
Biarpun keruh air di hulu
Mungkinkah jernih di muara
Biarpun jenuh hidup dipalu
Pasti bertemu tenangnya

Friday, January 14, 2011

Gambaran Titian Shirathal Mustaqim Di Dunia

عن النواس بن سمعان عن رسول الله صلى الله عليه وسلَّم قال ضَرَبَ اللهُ تعلى مَثَلاً صِرَاطاً مُسْتَقِيْمًا ، وَعَلَى جَنْبَتِي الصِّرَاطِ سُوْرَانِ ، فِيْهِمَا أَبْوَابٌ مُفَتَّحَةٌ ، وَعَلَى الأبْوَابِ سُتُوْرٌ مُرْخَاةٌ ، وَعَلَى بَابِ الصِّرَطِ دَاعٍ يَقُوْلُ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ! ادْخُلُوا الصِّرَاطَ جَمِيْعًا وَلاَ تَتَعوَّجُوا ، وَدَاعٍ يَدْعُو مِنْ فَوْقِ الصِّرَاطِ ، فَإِذَا أَرَادَ الإِنْسَانُ أَنْ يَفْتَحَ شَيْئًا مِنْ تِلْكَ الأبْوابِ قَالَ: وَحْيَك لاَ تَفْتَحْهُ ، فَإِنَّكَ إِنْ تَفْتَحْهُ تَلِجْهُ ، فَالصِّرَاطُ الإسْلاَمَ ، وَاسُّوْرَانِ حَدُوْدُ اللهِ تَعَلَى ، والأبْوابُ المفتَّحَةُ محارِمُ الله تعَالى ، وذَلِكَ الدَّاعِي عَلَى رَأْسِ الصِّرَاطِ كِتَابُ اللهِ ، وَالدَّاعِي مِنْ فَوْق وَاعِظُ اللهِ فِي قَلْبِ كُلِّ مُسْلِمٍ


Terjemahan:

Daripada Nawwas Bin Sam’aan daripada Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam) sabdanya: “Allah membuat perumpamaan tentang Shiratal Mustaqim bahwa pada dua sisinya (kiri dan kanan) ada dua pagar, dan pada kedua-dua pagar tersebut terdapat banyak pintu yang sedang terbuka, dan pada tiap-tiap pintu itu pula ada tabir yang menutupinya, dan di atas pintu masuk ke jalan yang lurus itu ada penyeru yang memanggil: Hai sekalian manusia, masuklah kamu semua ke dalam “Jalan Yang Lurus” ini dan janganlah menyimpang (melencong)!, dan ada pula penyeru yang berada daripada atas jalan itu yang jika manusia ingin membuka sedikit tabir penutup pintu itu, lalu ia berkata: Celaka engkau, janganlah engkau buka tabir itu! Sebab jika engkau membukanya niscaya engkau akan terjerumus ke dalamnya. Jalan yang lurus itu adalah Islam dan dua pagar itu ialah batasan-batasan Allah (Hududullah), pintu-pintu yang terbuka itu larangan-larangan Allah dan penyeru yang memanggil dari pintu masuk ke jalan itu ialah Kitabullah (Al-Quran), dan penyeru yang berada di atas jalan itu pula ialah peringatan daripada Allah yang terdapat pada hati setiap muslim”.

[Hadis Hasan Sahih Riwayat Imam Ahmad]




Mukaddimah:

Shiratal Mustaqim adalah titian atau jembatan yang mesti dilalui oleh setiap insan di alam akhirat nanti. Titian inilah yang menghubungi antara Mauqif (Padang Mahsyar) dengan Jannah (Syurga) dan di bawah titian terdapat Naar (Neraka). Keadaan orang yang meniti di atasnya dan kecepatannya tidak sama, ada yang seperti kerdipan mata, ada yang seperti kilat, ada yang seperti angin dan sebagainya. Dan ada pula yang terjatuh di tengah jalan dan langsung masuk neraka.

Keadaan manusia di atas Shiratal Mustaqim di alam sana akan sama betul dengan keadaan manusia ketika mereka berada di atas Shiratul Mustaqim di dunia ini. Kalau ketika di dunia ini perjalanan mereka tetap di atas jalan yang lurus dan tidak melencong ke kiri dan ke kanan, maka di akhirat nanti nasib mereka juga akan demikian, berjalan tegap di atasnya dan akhirnya sampai dengan selamat ke syurga yang dituju. Tetapi jika sebaliknya, maka mereka pasti akan tergelincir dan seterusnya masuk ke dalam neraka, Wal ‘Iyadzu Billah.

Dan untuk memudahkan kita memahami makna sebenarnya Shiratal Mustaqim itu, maka Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam) telah membuat suatu perumpamaan atau tamsilan yang cukup cantik dan bagus sekali untuk kita jadikan sebagai bahan renungan kita semua. Semoga dengan mengambil i’tibar ataupun pengajaran daripadanya kita akan termasuk di dalam golongan yang berjaya melintasi Shiratal Mustaqim di akhirat nanti, amin ya Rabbal ‘Aalamin.

Ringkasan tamsilan di atas ialah:

Shiratal Mustaqim ialah jalan lurus yang di kiri kanannya ada pagar, pada pagar terdapat banyak pintu yang terbuka, pintu-pintu tersebut hanya ditutup dengan tabir tipis, dan pada pangkal jalan yang lurus itu terdapat penyeru, dan di atas jalan juga ada penyeru. Jalan yang lurus itu adalah Islam, dan dua pagar adalah batasan-batasan ALLAH dan pintu-pintu yang terbuka itu adalah perkra-perkara yang diharamkan oleh ALLAH, dan penyeru di pangkal jalan adalah Al-Quran, dan penyeru di atas jalan pula adalah peringatan ALLAH yang ada pada setiap hati orang Islam.




Di Kiri Dan Kanannya Ada Pagar:

Berdasarkan hadis di atas Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam) menjelaskan bahwa dua pagar yang dimaksudkan pada kiri dan kanan jalan yang lurus itu ialah batasan-batasan Allah (Hududdallah). Umat Islam wajib menjaga batasan-batasan Allah dan mereka dilarang melampaui batasan-batasan tersebut. Dan ini berbeda dengan orang kafir. Bagi mereka tidak ada pantang larang, bagi mereka sama saja antara halal dan haram. Itulah sebabnya maka Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam) bersabda:

“Dunia adalah penjara bagi orang-orang yang beriman dan syurga bagi orang-orang yang kafir”

[HR Muslim]



Pada Pagar Terdapat Banyak Pintu Yang Terbuka Yang Hanya Ditutup Dengan Tabir Tipis

Nabi (sallallahu alaihi wasalam) menjelaskan dalam hadis bahwa pintu-pintu yang terbuka itu adalah perkara-perkara yang diharamkan Allah. Nabi (sallallahu alaihi wasalam) tidak mengatakan bahwa pintu itu tertutup. Ini menggambarkan betapa mudahnya manusia terjerumus ke dalam kancah maksiat. Kesempatan untuk melakukannya terbuka luas bagi orang yang mengingininya. Pintu itu juga digambarkan hanya ditutup dengan tabir yang tipis. Ini seolah-olah ingin menyatakan bahwa manusia tidak perlu bersusah-payah untuk membolehkan mereka terlibat dengan dosa dan maksiat. Kecuali orang yang mendapat perlindungan Allah SWT.



Penyeru Pada Pangkal Jalan Yang Lurus Itu Adalah Kitabullah.

Berdasarkan hadis di atas bahwa yang dimaksudkan dengan penyeru itu ialah Kitabullah, dia menyeru: Hai sekalian manusia, masuklah kamu semua ke dalam Jalan Yang Lurus, dan janganlah kamu melencong (menyeleweng).

Tujuan Al-Quran diturunkan oleh Allah SWT adalah sebagai pedoman bagi umat manusia, khususnya bagi orang-orang yang bertaqwa. Al-Quran menyeru kita agar menTauhidkan Allah dan mengikuti ajaran yang dibawa oleh Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam). Jika kita turuti kehendak seruan tersebut, berarti kita telah berada dalam Islam yang sebenarnya dan itulah Jalan Yang Lurus.

Allah SWT berfirman: “Inilah JalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain), karena (jalan-jalan itu) mencerai-beraikan kamu daripada jalanNya”. (Al-An’aam :153)



Penyeru Atas Jalan Itu Adalah Peringatan Allah Yang Ada Dalam Hati Setiap Muslim.

Gerak-geri dan tingkah laku manusia sangat berkaitan rapat dengan hatinya. Akhlak adalah cermin hati. Jika hatinya baik maka biasanya akan baik pula akhlaknya. Demikian jugalah sebaliknya. Jadi dalam hati kecil setiap muslim yang berimansenantiasa ada perasaan bencikan maksiat atau dosa.

Oleh sebab itu setiap manusia yang ingin menyingkap tabir pintu maksiat dalam kehidupannya sehari-hari, niscaya hati nurani yang beriman kepada Allah akan segera berseru: Celaka engkau! Jangan engkau buka tabir itu, sebab jika engkau buka juga nanti engkau akan terjerumus ke dalamnya.

Mungkin inilah sebabnya mengapa “Zikrul Qalb” iaitu zikir hati adalah lebih afdhal daripada “Zikrul Lisan” iaitu zikir lidah. Hati yang senantiasa ingat akan hukum-hakam Allah, dan hati yang senantiasa yakin bahwa Allahmelihat apa saja yang dia lakukan, akan dapat menasehati dan memberi peringatan kepada anggotanya yang akan melakukan maksiat. Ini berbeda kalau zikirnya hanya terbatas pada zikir lisan saja tanpa diikuti oleh zikir hati.



Kesimpulan:

1. Setiap muslim/muslimat memohon kepada Allah minima 17 kali dalam sehari agar mereka ditunjukkan ke Jalan Yang Lurus, “Ihdinash Shirathal Mustaqiim”. Ini menandakan bahwa Jalan Yang Lurus itu adalah sesuatu yang paling mustahak bagi umat manusia.

2. Para Mufassiriin (Pakar Tafsir) berbeda pendapat tentang makna Shirathal Mustaqiim. Ada yang menafsirkannya dengan Islam, Al-Quran, Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah. Kesemua tafsiran itu adalah benar karena saling melengkapi.

3. Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam) menggambarkan dalam hadis di atas bahwa Jalan Yang Lurus itu adalah ISLAM. Dua pagar di kiri dan kanannya adalah batasan-batasan Allah. Pintu-pintu yang terbuka pada pagar adalah perkara yang diharamkan oleh Allah. Yang memanggil di permukaan jalan adalah Al-Quran, sedangkan yang memanggil dari atas jalan pula adalah suara hati muslim yang beriman kepada Allah.

4. Jadi Shirathal Mustaqiim yang ada di atas muka bumi bukanlah titian atau jembatan yang terbentang, tetapi ia adalah ISLAM yang kandungan utamanya ialah himpunan suruhan dan larangan Allah sebagaimana yang termaktub dalam Al-Quran dan Sunnah Rasulullah (sallallahu alaihi wasalam).

5. Keadaan manusia ketika melalui Shirathal Mustaqiim di akhirat nanti adalah sama betul dengan keadaan mereka ketika meniti Shirathal Mustaqim di dunia ini. Semakin kuat dan kokoh pegangan mereka dengan Islam, maka akan semakin lancarlah perjalanan mereka di sana nanti. Al-Jazaa Min Jinsil ‘Amal (Balasan sesuai dengan jenis amal).

Tuesday, January 11, 2011

Adakah Ashabul Kahfi di Ephesus atau di Tarsus??

Di Ephesus


Terdapat banyak sumber yang menunjukkan ke arah pelbagai lokasi bandar tempat tinggal Ashabul Kahfi. Tujuan utamanya; para penduduk di tempat tempat yang berbeza ini ingin mempercayai bahawa pemuda pemuda yang berani itu berasal dari tempat mereka yang kebetulan mempunyai gua gua yang hampir sama dengan cerita Ashabul Kahfi. Sebagai contoh, di hampir semua tempat yang tersebut mempunyai binaan tempat sembahyang yang dibina bersebelahan gua gua tersebut.

Memang telah diketahui umu bahawa masyarakat Kristian amat menghormati Ephesus kerana dipercayai tempat tinggal Mariam yang suci berada di bandar ini yang kemudiannya telah berubah menjadi sebuah gereja. Jadi mereka beranggapan, kemungkinan besar Ashabul Kahfi pernah tinggal di bandar suci itu. Tambahan pula sumber sumber Kristian dengan yakin menunjukkan bahawa inilah tempat Ashabul Kahfi.

Sumber tertua mengenai perkara ini datangnya daripada paderi Syria yang bernama James dari Saruc (lahir pada 452 TM). seorang ahli sejarah terkenal, Gibbon telah menyebut banyak ungkapan daripada kajian James di dalam bukunya yang berjudul The Decline and Fall of the Roman Empire. menurut buku ini, nama Maharaja yang telah menyiksa tujuh pengnut Kristian yang masih muda hingga menyebabkan mereka lari menyembunyikan diri adalah Decius. Decius telah memerintah Empayar Rom antara 249-251 TM. Tempoh ini diingati sebagai tempoh penyiksaan ke atas pengikut pengikut Nabi Isa. Menurut mufassirin Islam,wilayah tempat kejadian ini adalah sama ada " Aphesus" atau Aphesos". Menurut Gibbon, nama tempat ini ialah Ephesus. Ia terletak di bahagian pantai barat Anatolia, sebuah kota yang memiliki pelabuhan dan bandar bandar terbesar didalam Empayar Rom. Pada hari ini kesan kesan peninggalan bandar ini dikenali sebagai " Kota Antik Ephesus"

Menurut para penyelidik Islam, Maharaja yang memerintah pada waktu Ashabul Kahfi dibangunkan ialah Tezusius,tetapi Gibbon berpendapat Mahajara tersebut ialah Theodosius II. Walau bagaimanapun,maharaja tersebut memerintah antara 408-450 TM,selepas Empayar Rom menganut agama kristian.

Sesetengah Mufassirin berpendapat pintu gua tempat bersembunyi Ashabul Kahfi mengadap ke arah utara dan sebab itulah cahaya matahari tidak dapat memasukinya. Inilah yang menyebabkan orang ramai yang lalu lalang di hadapan gua tersebut tidak perasan apa yang terdapat didalamnya. Ayat ayat Quraan itu menerangkan pekara yang berikut.

Dan engkau akan melihat matahari ketika terbit cenderung ke kanan dari gua mereka; dan apabila ia terbenam, meninggalkan mereka ke arah kiri,sedang mereka berada di satu lapangan gua itu. Yang demikian ialah tanda tanda(yang membuktikan kekuasaan) Allah. sesiapa yang diberi hidayah pertunjuk oleh Allah, maka dialah yang berjaya mencapai kebahagiaan; dan sesiapa yang disesatkanNya maka engkau tidak sekali kali akan beroleh sebarang penolong yang dapa menunjukkan (jalan yang benar) kepadanya (Surah Al Kahfi:17)

Seorang ahli arkeologi benama Dr.Musa Baran juga mempercayai Ephesus adalah tempat tinggal Ashabul Kahfi seperti yang dinyatakan beliau didalam bukunya yang berjudul Ephesus. Beliau menambah:

Pada tahun 250 TM,terdapat tujuhorang pemuda yang tinggal di Ephesus telah memeluk agama kristian dan meninggalkan kepercayaan berhala. ketika mencari jalan untuk melepaskan diri mereka, pemuda pemuda ini telah menjumpai sebuah gua di cerun timur Gunung Pion. Tentera tentera Rom menemuinya dan membina pagar di lalua ke gua tersebut.

Pada hari, memang diketahu umum bahawa banyak binaan keagamaan telah didirikan diatas kesa kesan binaan dan kubur kubur lama disiti. Penggalian yang dijalankan oleh pihak Institut Arkeologi Austria telah menemukan kesan kesan bangunan yang dbina untuk Ashbabul Kahfi pada pertengahan abad ketujuh (ketika pemerintahan Theodosius II) dicerun timur Gunung Pion.


Di Tarsus


Tempat kedua yang dikatakan adalah tempat tinggal Ashabul Kahfi ialah di Tarsus. memang terdapat sebuah gua yang mirip dengan apa yang diterangkan di dalam Quraan yang terletak di sebuah gunung dibarat laut Tarsus yang dikenali sama ada sebagai Encilus atau Bencilus

Ada yang mengatakan bahawa Tarsus adalah lokasi yang sebenar datangnya dari para cendiakawan Islam. Salah seorang Mufassirin Quraan yang terkenal bernama At Tabari secara khususnya telah menamakan gunung yang terdapatnya gua tersebut sebagai " Bencilius" di dalam kitabnya yang bernama Tarikh al Umam. menurut beliau lagi, gunung tersebut terletak di Tarsus.

Seorang lagi Mufassirin Quraan yang terkenal bernama Muhammad Emin telah menyatakan bahawa gunung tersebut ialah Pencilius yang terletak di Tarsus.
Nama Pencilius kadang kala boleh disebut sebagai Encilius. menurut beliau, perbezaan pada kedua dua perkataan ini adalah disebabkan perbezaan sebutan huruf "B" atau kehilangan satu huruf daripada perkataan asal akibat proses " perkikisan perkataan silam"

Fakhruddin ar Razi, seorang cendiakawan Islam telah menerangkan didalam usaha bahawa " walaupun tempat ini dikenali sebagai Ephesus,namun niat asalnya ialah untuk disebut sebagai Tarsus kerana Ephesus adalah nama lain bagi Tarsus"

Tambahan pula, didalam tafsir tafsir Qadi Al Baidawi dan An Nasafi, Al Jalalayn dan At Tibyan,Elmali, dan O. Nasuhi Bilmen dan cendiakawan cendiakawan yang lain, tempat itu memang disebut secara khususnya sebagai " Tarsus". selain itu, kesemua mufassirin ini menerangkan perkataan ayat ke 17, "matahari ketika terbit,cenderung ke kanan dari gua mereka; apabila ia terbenam, meninggalkan mereka ke arah kiri",
dengan mengatakan bahawa mulut gua itu mengadap ke arah utara.

Kisah Ashabul Kahfi juga telah memenangi hati pemerintah Empayar Othmaniah dan beberapa kajian telah dijalankan mengenainya. Terdapat surat menyurat dan pertukaran maklumat mengenainya yang tersimpan di Arkib jabatan Perdana Menteri Othmaniah. sebagai contoh terdapat sepucuk surat yang dikirimkan kepada Perbendaharaan Agong Negara Othmaniah oleh penguasa tempatan di Tarsus, memohon secara resmi pemberian gaji kepada mereka yang terlibat membersihkan dan menguruskan gua Ashabul Kahfi. Sebagai jawapan,mereka dikehendaki mengesahkan kesahihan gua tersebut adalah gua Ashabul Kahfi.Penyelidikan yang dijalankan bagi tujuan ini adalah sangat penting dalam menentukan lokasi sebenar gua tersebut.

Di utara Tarsus didalam wilayah Adana terdapat sebuah gua diatas gunug yang jaraknya adalah dua jam daripada Tarsus,dan mulut gua tersebut mengadap ke utara seperti yang disebut dalam Al Quraan.

Pendebatan mengenai siapa sebenarnya Ashabul Kahfi, dimana mereka tinggal, bila mereka hidup, telah menggesaa pihak berkuasa menjalankan penyelidikkan dan pelbagai ulasan telah dibuat mengenainya. namun tida satu pun dari ulasan ulasan itu boleh dianggap jitu. oleh persoalan seperti: bilakah pemuda pemuda ini hidup dan dimanakah gua yang sebenar hanya ALLAH yang mengetahui jawapannya dan persoalan tersebut akan bekekalan tanpa jawapan yang substantif..

Wallahu 'alam

Saturday, January 8, 2011

Ashabul Kahfi

Adakah engkau menyangka ( Wahai Muhammad ), bahawa kisah " Ashabul Kahfi " dan " Ar Raqiim" itu sahaja yang menakjubkan diantara tanda tanda yang membuktikan kekuasaan kami ?

Surah Al Kahfi : 9

Begitula firman Allah SWT dalam surah kelapan belas dinamakan " Al Kahfi" yang membawa maksud "gua" menceritakan bagaimana sekumpulan pemuda yang mencari perlindungan di dalam sebuah gua daripada pemerintah yang menafikan Allah SWT dan bersikap zalim terhadap orang orang yang beriman. Ayat ayat yang menerangkan kisah ini adalah yang berikut

Adakah engkau menyangka ( Wahai Muhammad ), bahawa kisah " Ashabul Kahfi " dan " Ar Raqiim" itu sahaja yang menakjubkan diantara tanda tanda yang membuktikan kekuasaan kami ?

( ingatkanlah peristiwa ) tatkala rombongan orang orang muda pergi ke gua, lalu mereka berdoa : Wahai Tuhan kami! kurniakanlah kami rahmat disisiMu,dan berikanlah kemudahan kemudahan serta pimpinan kepada kami untuk keselamatan agama kami"
Lalu kami tidurkan mereka dengan nyenyaknya dalam gua itu,bertahun,yang banyak bilangannya.

kemudian kami bangkitkan mereka (dari tidurnya) untuk kami menguji:siapakah dari dua golongan di antara mereka yang lebih tepat kiraanya,tentang lamanya mereka hidup (dalam gua itu)

Kami ceritakan kepadamu (wahai Muhammad) perihal mereka dengan benar sesungguhnya mereka itu orang orang muda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambahi mereka dengan hidayah pertunjuk

Dan kami kuatkan hati mereka (dengan kesabaran dan keberanian) semasa mereka bangun(menegaskan tauhid) lalu berkata : " Tuhan kami ialah Tuhan yang mencipta dan mentadbirkan langit dan bumi;kami tidak sekali kali akan menyembah Tuhan yang lain daripadanya; jika kami menyembah yang lainnya bermakna kami memperkatakan dan mengakui sesuatu yang jauh dari kebenaran

(Mereka berkata pula sesama sendiri): " kaum kita itu, menyembah beberapa tuhan yang lain selain dari Allah; sepatutnya mereka mengemukakan keterangan yang nyata yang membuktikan ketuhanan makhluk makhluk yang mereka sembah itu?(tetapi mereka tidak dapt membuat demikian) maka tidak ada yang lebih zalim dari orang orang yang berdusta terhadap Allah.

"Dan oleh kerana kamu telah mengasingkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembuh yang lain dari Allah,maka pergilah kamu berlindung di gua itu,supaya Tuhan kamu melimpahkan dari rahmatNya kepada kamu,dan menyediakan kemudahan kemudahan untuk (menjayakan) urusan kamu dengan memberikan bantuan yang berguna"

Dan engkau akan melihat matahari ketika terbit,cenderung ke kanan dari gua mereka; dan apanila ia terbenam,meninggalkan mereka ke arah kiri,sedang mereka berada dalam satu lapangan gua itu. Yang demikian ialah dari tanda tanda (yang membuktikan kekuasaan) Allah. sesiapa yang diberi hidayah pertunjuk oleh Allah, maka dialah yang berjaya mencapai kebahagiaan; dan sesiapa yang disesatkanNya maka engkau tidak sekali kali akn beroleh sebarang penolong yang dapat menunjukkan ( jalan yang benar ) kepadanya.

Dan engkau sangka mereka sedar, padahal mereka tidur; dan kami balik balikkan mereka dalam tidurnya ke sebelah kanan dan ke sebelah kiri; sedang anjing mereka menghulurkan dua kaki depannya dekat pintu gua; jika engkau melihat mereka,tentulah engkau akan berpaling melarikan diri dari mereka,dan tentulah engkau akan berasa sepenuh penuh gerun takut kepada mereka.

Dan demikianlah pula Kami bangkitkan mereka( dari tidurnya) supaya mereka bertanya tanya sesama sendiri. Salah seorang di antaranya bertanya: " Berapa lama kamu tidur?"(sebahagian dari) mereka menjawab: " kita telah tidur selama sehari atau sebahagian dari sehari" ( sebahagian lagi dari) mereka berkata "Tuhan kamu lebih mengetahui tentang lamanya kamu tidur; sekarang utuslah salah seorang dari kamu,membawa wang perak kamu ini kebandar; kemudian biarlah dia mencari dan memilih mana mana jenis makanan yang lebih baik lagi halal(yang dijual di situ); kemudian hendaklah ia membawauntuk kamu sedikit habuan padanya;dan hendaklah ia berlemah lembut dengan bersungguh sungguh( semasa dibandar); dan janganlah dia melakukan sesuatu yang menyebabkan sesiapapun menyedari akan hal kamu.

Sesungguhnya, kalaulah mereka mengetahui hal kamu,tentulah mereka akan merejam dan membunuh kamu,atau mereka akan mengembalikan kamu kepada agama mereka ( secara paksa ); dan jika berlaku demikian,kamu tidak sekali kali akan berjaya selama lamanya."
Dan demikianlah Kami dedahkan hal mereka kepada orang ramai supaya orang orang itu mengetahui bahawa janji Allah menghidupkan semula orang mati adalah benar,dan bahawa kiamat itu tidak ada sebarang syak padanya; pendedahan itu berlaku semasa orang orang itu berbantahan sesama sendiri mengenai perkara hidupnya semula orang mati. Setelah itu maka ( sebahagian dari ) mereka berkata: " dirikanlah sebuah bangunan disisi gua mereka,Allah jualah yang mengetahui akan hal ehwal mereka." orang orang yang berkuasa atas urusan mereka (pihak raja) pula berkata: " sebenarnya kami hendak membina sebuah masjid di sisi gua mereka"

(Sebahagian dari) mereka berkata " Bilangan Ashabul Kahfi itu tiga orang,yang keempatnya ialah anjing mereka"; dan setengahnya pula berkata " bilangan mereka lima orang,yang keenamnya ialah anjing mereka', secara meraba raba dalam gelap akan sesuatu yang tidak diketahui;dan setengahnya yang lain berkata: ( Bilangan mereka tujuh orang yang kelapannya ialah anjing mereka", katakanlah (wahai Muhammad): " Tuhanku lebih mengetahui akan bilangan mereka,tiada yang mengetahui bilangan melainkan sedikit", Oleh itu janganlah engkau berbahas dengan sesiapapun mengenai mereka melainkan dengan bahasan (secara sederhana) yang nyata (keterangan di dalam Al Quraan),dan janganlah engkau meminta penjelasan mengenai hal mereka kepada seseorang pun dari gologan(yang membincangkannya)

Dan janganlah engkau berkata mengenai sesuatu (yang hendak dikerjakan): " bahawa aku akan lakukan yang demikian itu, kemudian nanti"
Melainkan (hendaklah disertakan dengan berkata) : " Insya Allah " dan ingatkal serta sebutlah akan Tuhanmu jika engkau lupa; dan katakanlah : "Mudah mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan pertunjuk yang lebih dekat dan lebih terang dari ini"
Dan mereka telah tinggal tidur dalam gua mereke: tiga ratus tahun (dengan kiraan Ali kitab), dan sembilan lagi (dengan kiraan kamu)

Katakanlah (Wahai Muhammad): "Allah jua yang mengetahui tentang masa mereka tidur;bagiNyalah tertentu ilmu pengetahuan segala rahsia langit dan bumi; terang sungguh penglihatanNya dan jelas sungguh pendengaranNya (terhadap segala galanya)! Tidak ada bagi penduduk langit dan bumi pengurus selain daripadaNya) dan Ia tidak menjadikan sesiapapun masuk campur dalam hukumNya "

( Surah Al Kahfi : 9-26 )

Menurut kepercayaan yang lumrah, Ashabul kahfi yang dikagumi oleh kedua dua sumber Islam dan Kristian, telah berdepan dengan kezaliaman Maharaja Rom bernama Decius. Walaupun mereka sentiasa ditekan oleh ketidak adilan Decius, pemuda pemuda ini tetap mengingatkan kaum mereka agar tidak meninggalkan kepercayaan kepada agama Allah. Akibat daripada sikap kaum mereka yang berbelah bahagi kepada seruan mereka, peningkatan tekanan yang diteriima dari pihak Maharaja dan setelah nyawa mereka terancam, pemuda pemuda tersebut telah meninggalkan kediaman masing masing.

Dokumen dokumen sejarah telah membuktikan betapa kejamnya dasar Maharaja maharaja terhadap golongan yang menegakkan kepercayaan awal kristian dalam bentuknya tulen dan suci

Di dalam suratnya kepada Maharaja Trayanus, Gabenor Rom yang bernama Pilinius (69-113 TM) yang pada masa itu berada di barat laut Anatolia telah memberitahu bahawa " pengikut pengikut Nabi Isa a.s (golongan kristian) telah dihukum kerana mereka enggan menyembah maharaja." Surat ini menjadi dokumen penting yang menerangkan bagaimana orang orang kristian diperingkat awal telah ditekan dengan hebatnya. Di dalam suasana itulah,para pemuda tersebut yang dipaksa mematuhi sistem tanpa agama dan menyembah maharaja seperti tuhan selain dari Allah, telah menolaknya dengan berkata

"Tuhan kami ialah Tuhan yang menciptakan dan mentadbir langit dan bumi;kami tidak sekali kali menyembah Tuhan yang dripadaNya; jika kami menyembah yang lainNya bermakna kami memperkatakan dan mengakui sesuatu yang jauh dari kebenaran."
(mereka berkata sesama sendiri):" Kaum kita itu, menyembah beberapa tuhan yang lain dari Allah; sepatutnya mereka mengemukakan keterangan yang nyata yang membuktikan ketuhanan makhluk makhluk yang mereka sembah itu?( Tetapi mereka tidak dapat berbuat demikian): Maka tidak ada yang lebih zalim dari orang orang yang berdusta terhadap Allah ( Surah Al Kahfi 14-15 )

Terdapat pelbagai pandangan mengenai tempat tinggal sebenar Ashabul Kahfi. kemungkinan yang paling sahih ialah Ephesus Dan Tarsus, hampir semua sumber pihak Kristian menunjukkan lokasi gua ke Epesus sebagai tempat dimana pemuda pemuda ini mendapat perlindungan. Sebahagian penyelidik Islam dan mufassirin Quraan bersetuju dengan pandangan pihak Kristian mengenai Ephesus. Sebahagian yang lain mempunyai hujah hujah yang membuktikan bahawa lokasi gua tersebut bukannya di Ephesus tetapi di Tarsus. kedua dua tempat dihuraikan. namun kesemua penyelidik dan mufassirin termasuk orang orang kristian bersetuju bahawa keadaan itu berlaku semasa pemerintahan Maharaja Rom bernama Decius( yang dikenali sebagai Decianus) di sekitar 250 TM

Decius dan Nero dikenali umum sebagai Maharaja Rom yang paling ganas sekali terhadap orang orang kristian. Semasa pemerintahannya pendek, Decius telah meluluskan undang undang mewajibkan semua orang dibawah pemerintahannya agar melakukan upacara korban kepada tuhan tuhan Rom. Semua diwajibkan melakukan upacara ini dan mendapatkan sijil selepasnya. Sijil itu pula mestilah ditunjukkan kepada pegawai pegawai kerajaan . Mereka yang enggan akan dijatuhkan hukuman mati. Menurut rekod rekod kristian, ramai di kalangan orang orang Kristian telah enggan melakukan penyembahan ke atas berhala berhala dan meninggalkan kampung halamana dan berkelana " dari satu tempat ke satu tempat yang lain". atau menyorok di tempat tempat rahsia. Ashabul Kahfi kemungkinan besar adalah kumpulan awal kristian tersebut.

Walau bagaimanapun,perlu digariskan disini bahawa kisah ini telah diturunkan dalam bentuk bercerita oleh sebahagian ahli ahli sejarah Islam dan Kristian. Lama kelamaan ia menjadi satu lagenda apabila unsur unsur yang tidak benar ditokok tambah kepada kisah yang asal. Namun kisah ini adalah satu fakta sejarah..

Thursday, December 30, 2010

Untukmu Wahai Wanita Solehah


Rasulullah SAW, bersabda “Dunia adalah kesenangan sementara. Dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita (istri) shalihah.” (HR.Muslim)

Wanita Solehah adalah pilihan Allah di dunia ini. Sifat-sifat mereka telah dipuji oleh Allah di dalam firman-Nya. “Sesungguhnya lelaki dan wanita yang muslim, lelaki dan wanita yg mukmin, lelaki dan wanita yang taat, lelaki dan wanita yang khusyu’, lelaki dan wanita yang bersedekah, lelaki dan wanitayang memelihara kehormatannya, lelaki dan wanita yang banyak meyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzab:35)

Rasulullah SAW. bersabda, “Wahai sekalian wanita, sesungguhnya yang paling baik diantara kalian akan masuk surga sebelum orang yang terbaik di kalangan lelaki. Mereka akan mandi, dan memakai minyak wangi dan menyambut suami-suaminya diatas keledai-keledai merah dan kuning. Bersama mereka anak-anak kecil. Mereka seperti batu permata yang berkilauan.” (Abu Syaikh)

Wanita solehah adalah anugerah yang luar biasa dari Allah. Rasulullah SAW. bersabda, “Diantara kebahagiaan anak adam, terdapat di dalam tiga hal, yaitu: wanita yang salihah, rumah yang baik dan kendaraan yang baik.” (ahmad). Sabda beliau yang lainnya, “Barang siapa diberi rezeki olehAllah seorang wanita yang salihah, maka Allah telah menolong separuh imannya. Karenanya bertakwalah kepada Allah untuk separuh yang lainnya.” (Thabrani, Hakim)

Demikian mulia seorang wanita solehah sehingga Abu Sulaiman Ad-Darani rah.a berpendapat, “Istri yang solehah bukan termasuk dunia karena istri itu menjadikanmu tempat (beramal demi) akherat”. Dan Muhammad bin Kaab berkata mengenai firman Allah, “Wahai rabb kami, berikanlah kami kebaikan di dunia.” (Al-Baqarah:201), bahwa itu adalah istri yang salihah.

Imam Dailami rah.a meriwayatkan bahwa wanita solehah akan di sebut-sebut oleh ahli langit sebagai ’syahidah’. Dan mereka sangat dirindukan oleh penduduk bumi dan langit. Bahkan ikan2 di lautan pun dengan senang hati mendoakan rahmat dan magfirah bagi mereka.

Tuesday, December 28, 2010

Tangisilah Diri Sendiri

Pada suatu hari Sa'id bin Musayyib masuk kedalam Masjid Nabawi di Madinah. Dia lalu menoleh ke kiri dan ke kanan sambil mengingat-ingat siapa sahaja para tabi'in yang telah bertemu dengan para sahabat Rasulullah SAW, kemudian dia menangis sambil berkata

"Bukankah para pengawal telah pergi sedangkan mereka telah mengislamkanku. Aduhai betapa sedihnya kehilangan para pengawal itu. Kini mereka telah berangkat ke pusara hingga membuatku pilu. Aduhai betapa sedihnya kehilangan orang orang yang warak dan orang orang pilihan."

setelah mengucapkan syair tersebut, terdengar suara yang sangat menyedihkan pula yang datangnya dari sudut masjid, suara itu berkata

" Janganlah kamu memikirkan tentang orang orang itu lagi kerana mereka telah pergi. Tangisilah dirimu sendiri sampai mati. sesuatu yang pasti akan datang kepada suatu golongan. Yang akan memisahkan kebersamaan mereka"

Kemudian Sa'id bin Musayyib berkata " siapakah kamu. Kamu hanya menambah kesedihanku sahaja!" suara itu menjawab " Aku adalah dari golongan jin yang beriman. Dahulu di masjid ini kami berjumlah tujuh puluh orang, kemudian datanglah maut kepada golongan kami sebagaimana dia juga datang kepada golongan kamu. dari golongan tidak ada lagi yang tersisa kecuali aku saja sebagaimana tidak ada lagi yang tersisa dari golongan kamu kecuali kamu sahaja, dan sesungguhnya kita tentu akan mengikuti mereka."

Wednesday, December 15, 2010

Menjelang Wafatnya Umar Bin Khattab

Diriwayatkan dari Amr bin Maimun,bahawa dia berkata: "ketika Umar ditikan, dia berkata :" Wahai Ibn Abbas, cubalah engkau selidiki siapakah orang yang telah berusaha untuk membunuhku!" Tidak lama selepas itu Ibn Abbas datang memberitahukan:" Wahai Umar sesungguhnya orang yang berusaha untuk membunuhmu adalah al-Mughirah Ibn Syu'bah." Umar r.a berkata :" sesungguhnya Allah sendiri yang akan memeranginya, sebab aku telah memerintahkan perkara makruf kepadanya"

Kemudian beliau berkata lagi :" segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kematianku bukan di tangan orang muslim" . Semua orang pada waktu itu datang melihat keadaan Umar. Di antara mereka ada seorang pemuda. Ternyata pemuda itu yang membiarkan kainnya terurai sampai menyentuh tanah. Maka Umar berkata kepadanya " Wahai putera saudaraku,angkatlah bajumu, kerana hal itu dapat membuatkan pakaianmu menjadi kotor dan lebih menunjukkan ketakwaan kepada Allah SWT" Selepas itu ia berkata lagi " Wahai Abdullah bin Umar, pergilah kamu menemui Ummul Mukminin Aisyah. Katakan kepadanya, bahawa aku mengucapkan salam kepadanya, sebutkan saja namaku jangan sebut nama Amirul Mukminin.

Wahai Abdullah bin Umar,katakan kepada Ummul Mukminin bahawa aku meminta izin agar dibolehkan dikuburkan disamping kedua sahabatku". Tidak lama kemudian Abdullah Bin Umar berangkat menemui Ummul Mukminin. Kemudian kembali menemui ayahnya dan berkata " Wahai ayah, sesungguhnya Aisyah telah mengizinkan permintaanmu itu"

Umar berkata " Alhamdulillah,tidak ada suatupun yang aku inginkan melebihi hal ini,kerana aku akan dikuburkan di samping sahabatku Rasulullah SAW dan Abu Bakar As Sidiq. jika nanti aku mengucapkan selamat tinggal pada dunia yang fana' ini, maka bawalah aku, kemudian ucapkanlah salam dan katakan sekali lagi, bahawa Umar sudah meminta izin. Jika ia mengizinkan, maka kuburkanlah aku disana, akan tetapu jika ia menolak, maka kuburkanlah aku diperkuburan kaum muslimin."

Thursday, December 9, 2010

Serahkan umurmu kepada Allah

Anak gadis itu bernama Fauziah,diapun telah bertunang dengan seorang pemuda yang sangat tampan. Tali percintaan mereka sudah berlangsung lama, dan masing masing telah bersedia menempuh alam rumahtangga. Akan tetapi orang tua Fauziah kurang setuju, kerana Abbas adalah pemuda yang belum mempunyai pekerjaan yang tetap untuk menyara kehidupan mereka berdua, manakala sudah berumahtangga

sangat sedih hati Fauziah memikirkan halangan itu. Abbas bukannya tidak mahu mencari pekerjaan, akan tetapi memang nasibnya belum baik. Di kota Baghdad yang sangat ramai itu, tidak ada sebuah kedai pun yang mahu menerimanya sebagai pekerja. Padahal Fauziah dan juga Abbas sendiri sangat rajin bangun tengah malam mengerjakan solat dan berdoa.

Fauziah mohon kepada Allah supaya dilembutkan hati orang tuanya dan juga berdoa supaya kekasihnya memperolehi pekerjaan yang sesuai. Namun doa ini belum dimakbulkan oleh yang maha kuasa. Bahkan pada suatu hari pada bulan Zulhijjah, tanpa setahu gadis itu, orang tuanya telah menerima pinangan dari seorang saudagar tua.

Alangkah terkejutnya Fauziah menerima berita itu, maka ia lebih tekun lagi bangun malam serta lebih khusyuk dalam berdoa. Dia memohon kepada Allah supaya saudagar tua itu membaalkan niatnya. Namun doa Fauziah belum terkabul. Bahkan saudagar tua itu meminta supaya perkahwinan dilangsungkan secepat mungkin, kerana dia ingin membawa istrinya ke Basrah untuk berniaga.

Selaku anak yang rajin beribadah dan termasuk ke dalamm golongan anak anak yang solehah, Fauziah tidak mahu menyakitkan hati orang tuanya. Ia terpaksa mengikut pilihan ayahnya itu tanpa mengemukakan alasan. Fauziah telah menjadi isteri Abdullah seorang saudagar kaya. begitu sahaja Fauziah menyaksikan suaminya, hatinya terubat, kerana suaminya bukanlah saudagar yang tua umurnya akan tetapi hanya tua pengalamannya. Abdullah masih sebaya dengan Abbas kekasihnya itu.

Selesai kenduri perkahwinan yang dilangsungkan dengan meriah, maka berangkatlah pasangan pegantin baru tersebut menuju kota basrah dengan membawa barisan kafilah yang sangat panjang. Alangkah bahagianya hidup Fauziah bersama suaminya yang sangat penyayang itu.Tidak berapa lama sudah berpindah ke negeri yang baru, Fauziah mendengar berita dari orang tuanya, bahawa Abbas bekas tunangnya itu telah ditangkap oleh pihak penguasa. Rupanya Abbas yang kelihatan halus budi pekertinya itu ternyata perompak besar. kalau pada malam hari ia bangun bukan untuk mengerjakan solat seperti yang diceritakan pada Fauziah, melainkan merompak kafilah atau pedagang yang lalu di tempat sepi. Begitu juga pada waktu siangnya, dia bukan sibuk mencari pekerjaan tapi bermain judi seharian sehingga betapa pun besar hasil rompakannya, semua dihabiskan dimeja judi.

Demikianlah akhirnya Fauziah merasa syukur dan berterima kasih kepada ayahnya yang telah memilih suami yang benar benar bertanggungjawab terhadap dirinya dan anak anaknya. Kini anaknya pun sudah ramai. Orang tuanya telah meninggal dunia dengan tenang. setiap kali dia mengerjakan soalt, ia tidak lupa berdoa untuk orang tuanya, semoga orang tuanya ditempatkan bersama orang orang yang diredhai oleh ALLAH SWT

Sebulan selepas ayahnya meninggal dunia, kini suaminya pula menghembuskan nafasnya yang terakhir dengan meninggalkan anak bongsu yang berumur 12 tahun. betapa sedihnya hati Fauziah, apalagi ketika mengingat suami pilihan ayahnya itu adalah seorang yang setia dan penyayang. Berhari hari lamanya dia mencucurkan airmatanya, sedangkan badannya sendiri pun mulai sakit. Telah banyak tabib mengubatnya, akan tetapi penyakitnya itu belum sembuh. Urusan perniagaan suaminya diteruskan oleh anak sulongnya, dan ternyata keuntungannya perniagaanya makin bertambah besar. kekayaan makin melimpah ruah. Cuma kalau penyakitnya, Fauziah sangat bimbang kalau kalau meninggal dalam usia yang muda. Maka semakin rajin ia bangun untuk mengerjakan solat malam dan sebelum ia berdoa untuk dirinya sendiri, ia mendahulukan berdoa untuk suaminya dan kedua orang tuanya.

Di dalam doanya tersebut seakan akan ia mengajukan tuntutan kepada Tuhan " Ya Allah, Engkau menjamin dalam firmanMu bahawa Engkau akan mengabulkan doa hamba hambaMu. selama ini doaku selalu Engkau tolak walaupun aku panjatkan khusyuk dan patuh kepadaMu. maka sekali ini aku mohon kepadaMu, kabulkanlah doaku janganlah Engkau cabut nyawaku secara terburu buru, panggillah aku ke hadratMu kalau aku sudah tua nanti " berhembus angin malam yang dingin mengiringi doanya. Besok paginya tiba tiba datanglah seorang nenek tua bertamu kerumahnya. Hati Fauziah berkata kepada Tuhannya " Ya Allah,panjangkanlah umurku seperti umur nenek tua ini "

Lalu Fauziah memanggil nenek tua yang datang untuk mengemis itu dekat dengannya. dengan hormat disuruhnya nenek tua itu duduk. Disuruhnya anaknya menyiapkan makanan yang lazat untuk dihidangkan kepada nenek tua tersebut. Dengan pandangan yang berkilauan, nenek tua itu sangat senang nampaknya. Namun alangkah terkejutnya Fauziah melihat nenek tua itu. Tangannya mengigil ketika mengangkat sudu dan makanan itu bukan dimasukkan ke dalam mulut,akan tetapi masuk kedalam mata dan hidungnya. begitulah berlangsungnya beberapa kali sampai makanan yang dipiring habis. setelah itu nenek tersebut bangun. ditempat nenek itu duduk, berselerakan najis.

Maka Fauziah berkata dalam hatinya " Ya Allah ternyata umur yang tidak terlalu tidak baik, maka aku batalkan doaku yang terdahulu Ya Allah " Seketika itu juga nenek tadi tersenyum kepada Fauziah dan berkata " itulah bukti bahawa Allah maha pemurah kepadamu. tidak bererti bahawa doa yang tidak dikabulkan adalah tanda ketidak adilan Allah. Aku adalah Izrail yang pada hari ini bertugas untuk memanggilmu menuju keindahan dan kenikmatan yang lebih abadi, disana telah siap menanti kedua orang tuamu yang selalu engkau doakan, dan suamimu yang engkau cintai " Maka berangkatlah Fauziah pada hari itu menuju ke tempat peristireharan yang terakhir menghadap Allah SWT denganperasaan yang tenang dan bahagia

Wednesday, November 3, 2010

Ya Allah

Hati manusia sering dilanda kesedihan kegembiraan dan kekecewaan, itula lumrah kehidupan manusia, Hanya Allah saja yang tahu apa yang ada disebalik semua itu. kadang kadang diri kita sendiri tidak boleh menafsir diri sendiri, hakikat seorang manusia yang tidak boleh menipu diri sendiri. Allah memberi kita hati dan perasaan untuk merasa kasih sayang dan cinta terhadapNya supaya kita lebih dekat padaNya, etapi hati dan perasaan itu juga dia beri pada kita untuk merasa kasih sayang dan cinta sesama manusia agar kita boleh mengeratkan lagi tali persaudaraan dan ukhwah terhadap sesama manusia agar kita tidak berpecah belah, tapi sebagai manusia kita sering alpa dengan suruhannya. dan meletakkan kebencian itu menguasai diri kita, seringkali kita mempunyai perasaan tidak berpuas hati,berfikiran negatif dan bermacam lagi. itu juga adalah asam garam dalam dunia ini yang mempunyai pelbagai jenis ragam dan sifat manusia yang berbeza beza, tapi ALLAH itu maha kaya, maha mengetahui, maha penyayang dan maha pengampun, walaupun kita berbuat macam macam dosa, tapi pintu taubat masih lagi terbuka kepada sesiapa sahaja yang ingin kepadaNya kembali, Dia sedikit tak pernah kedekut dengan hambaNya, tidak pernah Allah meninggalkan kita saat kita keseorangan, tidak pernah Dia tidak menurunkan rezki pada kita walaupun kita selalu melanggar suruhannya, tetapi dia tidak pernah menarik semua kemewahan yang ada pada dunia ini, tapi kita ini sering lupa diri, leka saja dengan dunia, bergelak tawa, berjenaka, dan bermacam macam lagi. Ya Rabbi, diri ini sangat kerdil dihadapan kebesaranMu. mungkin tidak terhitung dosa diri ini pada diriMu, pada ibu bapa, pada sahabat sahabat dan muslimin dan muslimat. sesungguhnya aku adalah hambaMu yang sering lalai dengan suruhanMu, aku adalah hamba yang lena dibuai kemewahan dunia, aku hamba yang lalai dengan hati dan perasaan dan aku hamba yang selalu mengikut nafsu yang menginginkan semua kemewahan itu, bila terjatuh menyembah bumi baru bibir ini mengungkap asma'Mu Ya Allah, baru aku teringatkan akan DiriMu wahai Tuhanku. Ampunkahla aku terimala taubatku sesungguhnya Engkau pengampun dosa Ya Allah.. pengangilah hati ini saat hati ini mula lalai Ya Allah, bimbinglah diri ini saat diri ini memerlukan bimbingan dariMu Ya Allah...

Monday, October 11, 2010

Prihatin terhadap umat Islam, tapi kurang prihatin terhadap ilmunya

Assalamulaykum pembuka bicara bagi semua pembaca, moga sentiasa dalam rahmat ALLAH SWT,alhamdulillah setelah selesai mengulangkaji pelajaran tiba tiba teringat sesuatu perkara yang seing berlaku di universiti,kolej,institut, mahupun di sekolah, nak tahu apa dia, tentang bila kita menjadi tunjang dalam organisasi sesebuah persatuan ataupun program, selalunya perkara ini terjadi bagi kalangan orang yang menjawat jawatan tinggi dalam sesebuah organisasi.

betapa ramai akhwat dan ikhwan yang terjebak dalam permasalahan ini,sama ada sedar atau tidak sedar, aktiviti yang terlalu padat sehingga tidak sempat berthalabul ilm. waktuyang dia miliki terbatas oleh banyaknya amanah dan tanggungjawab yang harus dipikulnya.seolah olah hanya dia satu satunya akhwat au ikhwan di dunia ini. apatah lagi di kalangan penggiat kampus, yang terlibat secara aktif dalam pelbagai aktiviti dan persatuan mahupun program. semua pekerjaan bermula sebagai setiausaha, pengarah program, bahkan pembimbing dan pelindung semua dia sapu. setuasi ini timbul mungkin disebabkan biro hanya pada papan organisasi tetapi tak ada satu pun yang melaksanakan tanggungjawab yang telah diamanahkan pada mereka. apabila mereka yang dilantik sebagai biro oraganisasi atau ahli jawatankuasa mengabaikan amanah,maka akan wujudlah keadaan ini. keadaan ini akan menyebabkan orang lain terpaksa melaksanakan tugas orang lain.

memang payah! kini dia mula merasa betapa dirinya telah cukup hebat. dengan kejayaan melaksanakan tugas sendiri serta tugas yang diabaikan oleh orang lain, membuatkan seseorang itu terasa hebat. lalau dia merasakan bahawa tidak perlu lagi menghadiri majlis ilmu untuk meningkatkan diinya aga menjadi lebih baik. padahal dengan ilmu inilah dia dapat menentukan kejayaan masa hadapannya.

tidak ada waktu yang terbuang,semuanya sudah dipenuhi dengan pekara kebaikan, sibuk, busy dan terus sibuk. kesibukan menyebabkan dia tidak sempat untuk melakukan muhasabah ilmu. membetulkan dan meningkatkan apa yang kurangdan menambah apa yang perlu ditambah.

buku yang tebal dan bagus hanya sempat terlihat kulitnya,tapi tidak pernah punya waktu untuk membaca dan menelaah isinya. ratusan keping cd ceramah, mp3 seminar dan pelbagai lagi bahan ilmu keislaman hanya tinggal dipandang saja, tidak pernah ada kesempatan mendengar dan menelaahnya

keadaan ini perlu diperhatikan,jangan sampai kita menjadi lilin yang memberi terang pada sesama manusia,namun luluh dan menghancurkan diri sendiri tanpa sisa,bersinarlah untuk umat,tetapi jangan lupakan waktu untuk menambah ilmu dan pengetahuan bagi tujuan kebaikan diri sendiri

Rasulullah SAW bersabda : " perkara pertama yang diangkat daripada manusia adalah amanah. perkara terakhir yang tersisa daripada agama mereka adalah solat.betapa banyak orang yang solat,namun tidak mendapat bahagian(pahala solat) disisi ALLAH SWT"

(HR Ath Thabarani)

moga dengan posting kali ini dapat menyedarkan apa yang selama ini kita tidak nampak pada diri kita, tepuk dada tanyalah IMAN kita.. semoga hidup kita sentiasa di dalam rahmatNya.. InsyaALLAH..

Sunday, October 10, 2010

Indah Tapi Tak Solehah

Assalamualaykum pembuka bicara bagi lembaran 2010 yang bakal berakhir tidak lama lagi. Posting kali ini adalah membicarakan tentang Indah tapi tak solehah, bunyinya macam keras sedikit tapi inilah hakikatnya manusia yang bergelar muslimah

Apabila kite memperkatakan tentang pemakaian tudung, pasti kita akan menemukan pelbagai kaedah dan gaya yang ditampilkan. pengayaan tudung yang berbeza beza dikalangan muslimah mengambarkan bahawa ada tiga kriteria para pemakaian tudung nak tahu apa dia wahai muslimah.. (^_^)

PERTAMA, Muslimah yang memakai tudung secara konsisten, mereka memakai tudung yang sesuai dengan tuntutan Al Quraan. mereka memakai tudung dengan menutup semua anggota badannya sebagaimana yang telah ditetapkan oleh agama. mereka juga memakainnya setiap saat baik ketika berada diluar mahupun dirumah. dan mereka hanya akan membukanya kepada muhrim sahaja. mereka juga sangat berhati hati dalam berpakaian, dan mereka benar benar menutup aurat sesuai dengan syariat. mereka bahkan mengenakan tudung kerana mengikut pandangan ulama tentang disyariatkannya bertudung

tingkat konsisten mereka terhadap amalan bertudung sangat tinggi, apapun resiko yang mengancam akan mereka hadapi dengan berani. mereka tidak pernah merasakan betapa syariat bertudung dianggap biasa dan remeh. Namun bagi mereka syariat bertudung adalah sesuatu yang wajib dilakukan sehingga membuat hati mereka tenang dan damai di dalam pengakuan Islam

Tidak pernah mereka merasakan tuntutan memakai tudung itu satu menyusahkan. sebaliknya bagi mereka itu satu kewajipan dalam usaha untuk meraih redha ALLAH

KEDUA para muslimah yang hanya memakai tudungnya pada ketika mereka keluar rumah saja namun bila di rumah tudungnya hilang entah kemana. Sehingga jiran jiran pon boleh tengok mereka tak bertudung ketika di rumah. ketika disekolah atau bekerja mereka mengenakan tudung tapi bila balik rumah tudung dah lesap kemana, sebahagian besar melakukan hal ini kerana ketidakmahuan dan ketidaktahuan. apa yang maksud ketidaktahuan Boleh jadi mereka ni memahami syariat bertudung hanya luar dari kawasan perumahan sahaja. mereka memahami bahawa wajibnya bertudung hanya ketika mereka berada di luar kawasan perumahan sahaja yang kedua faktornya boleh jadi ketidakmahuan, mereka tidak mahu dan tidak rela dianggap begitu alim, dianggap terlalu beragama, mereka masih ingin semuanya seperti kebebasan mereka ingin menunaikan tuntutan islam dan kemudiannya bertudung, tetapi pada sisi lain mereka tidak mahu masyarakat sekitar menilai bahawa mereka berubah dan terlalu alim

KETIGA muslimah yang memakai tudungnya hanya pada saat yang mereka inginkan saja. Itu pun mereka memakai hanya mengikut citarasa sendiri dan jauh dari sempurna. Mereka tidak menutup aurat sesuai dengan tuntutan Al Quraan dan memakai pakaian yang ketat sendat dan apa lagi

Bagi mereka tudung hanya berupa aksesori dan hiasan diri untuk kelihatan lebih menarik. bagi mereka bertudung bukan satu tuntutan yang wajib dipatuhi atas dasar ketaatan terhadap perintah agama. kalau berada dalam sebuah majlis yang memerlukan mereka bertudung, maka mereka akan memakai tudung. namun bila menghadiri majlis yang mengharuskan mereka untuk mengenakan pakaian terbuka, mereka juga tidak keberatan untuk melakukannya, mereka akan menanggalkan tudungnya dan memilih pakaian yang tak cukup kain dan salah beli saiz...

Muslimah seperti ini perlu di tarbiyah, perlu ditunjukkan pada mereka, bahawa dunia ini adalah bukan pentas lakonan yang boleh mereka memilih kostum. mereka wajib sedar betapa ALLAH memuliakan wanita dengan tudungnya, selama mana mereka ikhlas menira aturan itu dan tidak merasa beban, maka akan menjadi sebuah kebaikan bagi dirinya dan orang orang mengasihi dirinya

ok sekarang pembahasan ini tertuju pada mereka yang mengenakan pakaian muslimah namun masih jauh dari kesempurnaan. Muncul sebutan bertudung SEKSI, bertudung GAUL atau bertudung MODEN kerana ternyata mereka memang mengenakan tudung, semangatnya bertudung tidak sekuat mereka bertudung dengan perasaan yang redha dengan perintah ALLAH SWT

secara fizikal, mereka lebih menarik dan mempersonakan. Pada kebiasaannya muslimah dengan pakaian trendy akan selalu mengambil berat penampilan mereka usaha menentukan penampilan mereka didahulu secara terperinci dan sempurna. Tidak boleh cacat dan kurang pon. semua dilakukan dalam keadaan maksimum. jadual pergi ke salon pon selalu dipenuhi bagi melakukan semua rawatan dengan konsisten. namun pada penampilan islamik memang masih lagi dikira kurang dan masih jauh daripada garis panduan yang telah ditentukan agama

udung yang mereka kenakan tidak sesuai dengan tuntutan yang digariskan. mereka hanya berpendapat asal saja memakai tudung, itu sudah cukup. lebih tepat lagi asal menutup kepala. namun pakaian yang mereka kenakan begitu tipis dan ketat.. sebenarnya mereka melindungi rambut daripada pandangan umum,tetapi mendedahkannya bahagian tubuh yang lain kepada masyarakat sekeliling, ini tidak bertepatan dengan apa yang telah disyariatkan agama tentang isu penutupan aurat

" Hai Nabi, katakanlah kepada isteri isterimu, anak anak wanitamu dan isteri isteri orang mukmin, ' hendaklah mereka melabuhkan tudungnya ke seluruh tubuh mereka', yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, kerana itu mereka tidaj digangu. Dan Allah SWT adalah maha pengampun lagi maha penyayang" (Al Ahzab (33): 59)

Katakanlah kepada wanita yang beriman, " Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kehormatannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menetupkan kain tudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasan kecuali pada suami mereka, ayah mereka,atau ayah suami mereka atau anak anak lelaki mereka atau anak anak suami mereka atau saudara saudara lelaki mereka atau anak anak saudara lelaki mereka atau anak anak lelaki saudara wanita mereka atau wanita islam atau hamba hamba yang mereka miliki atau pelayan pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang merea sembunyikan, dan bertaubatlah kamu kepada ALLAH SWT wahai orang orang beriman supaya kamu beruntung (An nur{24}:31)

" Wahai Asma', sesungguhnya wanita apabila telah sampai kepada tanda kedewasaan, tidak boleh terlihat bahagian tubuhnya kecuali ini, baginda mengisyaratkan muka dan telapak tangannya

(HR Abu Dawwud, Syeikh Al Abani menghasankannya)

pun begitu, hari ini suasana sudah jauh berubah. sikap dan pemikiran wanita terhadap faktor faktor kecantikan juga banyak dipengaruhi oleh perkembangan tamadun kemanusiaan masa kini, hingga banyak batasan agama dilangkaui. semua ini berlak hanya semat mata kerana ingin mencapai kecantikan menurut syariat agama ISlam

keindahan menjadi ciri terperinci pada muslimah jenis ini. Mood dan trend busana menjadi kiblat pemakaian. majalah wanita terbaru menjadi rujukan tentang baju jenis apa yang harus dibeli dan baju macam mana yang harus ditinggalkan kerana telah ketinggaln zaman

semua selera berpakaian dan gaya diatur oleh peradaban barat atas nama trend. model rambut yang sedang popular, jenis baju apa yang sedang hangat menjadi perhatian, bahkan jenis seluar panjang potongan macam mana yang sedang digemari semuanya diatur dan diikuti

"Akan muncul diakhir umatku, wanita wanita yang berpakaian namun hakikatnya bertelanjang. diatas kepala mereka terdapat sesuatu (mirip) punuk unta. mereka tidak akan masuk syurga dan tidak juga akan mencium bauan syurga. padahal bau syurga dicium dari jarak sekian dan sekian (HR Muslim)

Bahkan tidak cukup dengan itu, larangan larangan dalam konteks berhias pun turut dilanggar ramai wanita masa kini, mencukur alis misalnya, betapa banyak wanita dan para ibu kita melakuakn hal itu, demi sebuah perkataan "CANTIK" Ya! agar setiap orang melihat merasa kagum dengan kecantikan kita. padahal mencukur alis termasuk perkara yang dilarang dalam berhias.

kecantikan bagi seorang muslimah memang sukar untuk dipisahkan sudah lumrah kehidupan seorang muslimah mahu kelihatan cantik tapi kita kena ingat syariat yang telah ditetapkan oleh agama untuk berhias, jangan ketepikan agama untuk cantik, kita akan lebih cantik kalau mengikut tuntutan agama.. TEPUK DADA TANYALAH IMAN KITA..

Sunday, December 20, 2009

Taubat

Taubat itu wajib dari tiap dosa. Maka jika maksiat itu hanya antara Allah, tiada berhubungan dengan hak manusia, ada tiga syarat taubat :

1. Harus menghentikan maksiat
2. Harus menyesal atas perbuatan yang telah terlanjur dilakukannya
3. Niat bersungguh sungguh tidak mengulangi perbuatan itu kembali

Dan apabila dosa itu ada hubungan dengan hak manusia maka taubatnya ditambah syarat yang ke empat iaitu

4. Menyelesaikan urusannya dengan orang yang berhak dengan meminta maaf atas kesalahannya dan kembalikan apa yang patut dia kembalikan

firman Allah : bertaubatlah kamu kepada Allah hai orang orang yang beriman,agar kamu beruntung (SURAH AN NUR : 31)

firman Allah : Hai sekalian orang yang beriman, taubatlah kamu kepada Allah deng bersungguh sungguh (SURAH AT TAHRIM : 8)

Abu Hurairah r.a berkata : Saya telah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda : Demi Allah sesungguhnya saya membaca istighfdar dan bertaubat kepada Allah tiap hari lebih dari tujuh puluh kali ( Bukhari )

Al Agharr bin Yasar Al Muzany r.a berkata : Rasulullah bersabda : hai sekalian manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah dan istighfarlah (mintalah ampun) kepadaNya maka sungguh saya bertaubat istighfar tiap hari seratus kali ( Muslim )

Demikian tuntunan Rasulullah SAW kepada kita ummat Islam yang percaya kepada ajaran dan tuntunanNya, sebab istighfar itu bagi manusia merupakan suatu perkara yang terbaik untuk taqarrub mendekatkan diri kepada Allah,sebab di situ ada pengertian pengakuan sebagai hamba yang lemah, disamping pengakuan terhadap kebesaran Allah dan kekuasaanNya yang mutlak tidak terbatas.

Anas bin Malik r.a berkata : bersabda Rasulullah SAW : sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hambanya,melebihi dari kesenangan seseorang yang menemukan kembali dengan tiba tiba untanya yang telah hilang daripadanya di tengah hutan ( Bukhari dan Muslim )

Dalam riwayat Muslim : sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hambaNya, melebihi kesenangan orang yang berkenderaan di hutan, kemudian hilang daripadanya sedang kenderaan itu penuh membawa bekal makanan dan minumannya, sehingga ia patah harapan untuk memdapatkannya kembali, lalu ia duduk di bawah pohon dengan kecewa dan putus asa tiba tiba ketika ia bangun dari tidurnya kenderaannya telah ada kembali di depannya lengkap dengan bekalan,maka segera ia pegang kendalinya sambil berkata : Ya Allah Engkau hambaku, dan aku tuhanmu keliru lidahnya kerana sangat gembira. ia akan berkata : Ya Allah Engkau tuhanku dan aku hambaMu. tetapi terbalik lidahnya sebagaimana diatas itu. Maka Allah lebih gembira menerima taubat seorang hambaNya melebihi kegembiraan orang yang menemukan kembali harapannya itu

Allah tidak pernah sekali menzalimi hambaNya yang bersungguh untuk bertaubat. sesungguhnya Allah maha mendengar, maha mengetahui dan Allah maha pegampun dan Allah jua pemilik hati setiap hati hambaNya.

Sunday, November 29, 2009

Doa bala untuk Najib dan kuncunya betul dan tepat


"Isu DOA untuk musnahkan (bala) untuk perdana menteri Malaysia Datuk Najib dan kuncunya dalam Umno yang dibacakan oleh Tuan Guru Datuk Nik Aziz dan Rakyat Kelantan adalah wajar dan tepat. Walaupun ditegur oleh ulama umno dan mufti Perak Tan Sri Harrusssani Zakaria yang satu waktu dulu terkenal mengatakan ribuan umat Islam keluar ugama Islam atau murtad. Tapi isu murtad hilang selepas mungkin "didoakan" oleh mufti tersebut dibawa arus dan tenggelam. Tidak ada penyelesaian isu murtad. Umat Islam dan generasi Islam hancur dan murtad sudah tidak menjadi isu nasional.

Seluruh akhbar arus perdana dan media tv dan eltronik serta media maya menghemtam Tuan Guru Datuk Nik Aziz menteri besar Kelantan keran berdoa bagi memusnahkan atau musibah pada perdana menteri Malaysia DS Najib Razak dan kuncu-kuncunya dalam umno.
Naib presiden Umno DS Dr, Zahid Hamidi menteri pertahanan Malaysia membidas kisah baca doa dengan menuduh Nik Aziz nyanyuk. Malah pemimpin Umno dan pengampu Umno ada yang berkelususan ugama menudah Nik Aziz sesat dan ulama sepatutnya tidak bertindak sedemikian.

Dalam hujah Ilmu Islam ada dua kumpulan ulama dalam dunia. Satu ulam yang jahat dan suka sangat mengambu kerajaan dan pemerintah demi perut dan kedudukan. Kedua ada ulam yang bail dan betul berdasarkan ilmu yang ada pada dirinya, Tidak megampu kerajaan dan mengeluarkan pendapat yang bertersakan alquran dan sunnah. Di Malaysia cukup banyak ulama atau orang yang ada ilmu islam bersekudukkan sekular dan Umno melawan Islam.

Isu doa yang yang war-warkan oleh pemimpin Umno, Tuan guru tetap mempertahankan doanya. Nik Aziz ada hujah yang cukup kuat. Umno dan Najib telah tipu seluruh rakyat Malaysia dan Islam dalam hal royalti minyak. Jelas Najid menipu dan merompak dan ada niat jahat .

sumber: tranungkite.net

kejamnya manusia sekarang... Anak itu amanah Allah





tetamu Allah...




ilmu(^_^)

15 musuh iblis



1) Nabi Muhammad s.a.w.

2) Imam yg adil

3) Org kaya yg rendah hati

4) Pedagang yg jujur

5) Org alim yg sembahyangnya khusyuk

6) Org beriman yg suka memberi nasihat

7) Org beriman yg pengasih

8) Org yg taubat dan tetap ats taubatnya

9) Org yg tdk mahu berbuat kemungkaran

10) Org beriman yg sentiasa berwudu'

11) Org beriman yg byk bersedekah

12) Org beriman yg berkelakuan baik

13) Org beriman yg memberi manfaat kpd org lain

14) Org yg mngamalkn dan terus mnerus membaca al - Quran

15 ) Org yg mnegakkn ibadat pd waktu mlm, sedangkn org lain tidur dgn nyenyaknya

Golongan yang manakah diri kita?

Siapakah orang yang sibuk?
-Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumannya?
-Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil
berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
-Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
-Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
-Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan....

Siapakah orang yang paling cantik?
-Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakarang yang mempunyai rumah yang paling luas?
-Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
-Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya...

Siapakah orang yang mempunyai akal?
-Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka..